Di Zaman Sekarang, Kamu Masih Bingung Publikasikan Karya Kamu?

0

Setelah menjadi penulis yang optimal dan mengatasi writers block yang sangat mengganggu, lalu naskah kamu sudah selesai ditulis dan disunting. Lalu langkah selanjutnya apa? Tentu saja, membuat orang-orang di luaran sana membaca karya kamu. Publikasikan sekarang juga!

Perlu kamu tahu, bahwa penulis hanya menuliskan naskahnya, tetapi yang menyelesaikan sebuah cerita adalah pembaca. Jadi, untuk apa kisah yang kamu perjuangkan sekuat tenaga itu akhirnya hanya berdebu dan semakin usang dalam folder kamu saja. Untuk apa cerita kamu itu kamu simpan dan hayati sendirian? Bagikan kisahnya, dan buat dunia terinspirasi dengan kisah yang kamu tulis.
Tapi gimana caranya?

Ayolah! Di era sekarang ini, penerbitan dan plattform-plattform kepenulisan sudah bayak yang siap menerbitkan karya kamu dan membuatnya dibaca hingga ribuan bahkan jutaan penggunanya. Itu mustahil? Tidak, jika kamu memulainya sekarang dengan percaya diri! Ada banyak tempat yang bisa kamu gunakan sebagai media publikasi karya kamu. Selain itu, kamu juga bisa langsung mengirimkan karya kamu untuk diterbitkan menjadi buku ke penerbit. Apa saja?

Baca juga: Penulis itu Bukan Makhluk yang Tinggal di Gua!

  • Penerbit Cetak

Siapa yang tidak ingin bukunya dipajang di toko buku? Tentu saja itu merupakan impian besar setiap penulis. Setelah cukup percaya diri dengan naskah kamu, kamu bisa loh langsung mengirimkan naskah kamu ke penerbit. Baik penerbit indie atau mayor, atau bahkan penerbit self-publishing. Selain itu, kamu juga bisa menerbitkan karya kamu di berbagai media masa cetak yang ada di Indonesia, seperti koran Jawapos, Republika, Tempo, majalah-majalah, dan media masa lainnya.

Apalagi dengan banyaknya penerbit yang bermunculan, kamu semakin memiliki banyak pilihan. Untuk itu kamu bisa menimbang dengan berbagai pertimbangan dengan kelayakan naskah kamu dan kemungkinan diterima atau tidanya naskah kamusesuai dengan pasar yang sedang tren dan tingkat ketenaran kamu, serta kebagusan naskah kamu. Selanjutnya akan dibahas di tulisan lainnya, ya.

  • Blog Pribadi

Nah, sudah pernah stalking blog ini di menu FIKSI atau OPINI? Aku juga memublikasikan karya-karya yang aku tulis di blog pribadi, dan tidak menutup kemungkinan bahwa kamu juga bisa melakukan hal yang sama. Nah, kamu bisa mulai dengan membangun blog kamu dengan beragam CMS gratisan yang bisa kamu kunjungi, seperti WordPress, Blogspot, WIX, Joomla, dan lain sebagainya. Bisa juga langsung memulai dengan blog TLD alias domain pribadi yang berbayar, tenang bayarannya dalam kurun waktu satu tahun itu masih lebih mahal kuota bulanan kamu. Kamu bisa memulainya sekarang juga!

Baca juga: Jenis-jenis Penerbitan di Indonesia

  • Blog bersama

Buat kamu yang ingin menerbitkan karya, tapi nggak pengin ribet mengurus blog dengan beragam desain dan hal lainnya. Menggunakan blog bersama bisa menjadi pilihan kamu, loh, misalnya saja Kompasiana, Kaskus, Kumparan. Kamu bisa memublikasikan karya kamu, tanpa harus mengurus beragam urusan tetek bengek blog. Meskipun, sekarang ini banyak sekali para penyedia kelola web-blog dengan harga terjangkau dan layanan super.

  • Plattform online tanpa moderasi

Untuk satu ini, bisa menjadi alternatif media publikasi kamu yang lain juga. Contohnya, Wattpad, Sweek, Storial, Quora, Inkitt, dan RoyalRoad. Masih ada beberapa plattform lainnya, sebenarnya, dan untuk dua nama plattform terakhir itu, merupakan sebuah plattform internasional yang tidak menggunakan bahasa Indonesia. Sedangkan Quora merupakan plattform dengan beberapa bahasa, termasuk pula yang serupa yakni Wattpad yang dalam beberapa waktu ini, eksistensinya semakin menjadi-jadi. Bahkan di toko buku saja, hampir dipenuhi dengan buku-buku yang pernah eksis di Dunia Jingga itu.

Baca juga: Review Novel Cabaca — Sepotong Hati Lelaki

  • Plattform online dengan moderasi

Selain dari beberapa plattform di poin sebelumnya, kamu bisa juga menerbitkan karya kamu di beragam plattform lain dengan moderasi. Maksudnya bagaimana? Kalau plattform online tanpa moderasi itu, kamu bebas memublikasikan karya kamu—bagaimanapun bentuknya. Sedangkan, jika kamu menginginkan plattform yang akan membuat kamu tahu di mana kekurangan naskah kamu. Kamu bisa mengirim tulisan kamu ke Cabaca, IDN, dan beberapa plattform lain yang serupa. Lengkapi persyaratannya, lalu ajukan naskah, dan tinggal tunggu selama kurun waktu yang ditentukan.

Nah, dengan beragamnya media publikasi karya di era sekarang ini. Kamu masih bingung tentang bagaimana caranya memublikasikan karya kamu? Hey! Bangun dari mimpi kamu, karena sekarang waktunya kamu untuk bangun dan mewujudkannya. Banyak keuntungan dan kerugiannya dari tiap poin-poin di atas, tentu saja aku akan membahasnya di lain kesempatan. Yang terpenting dari semuanya adalah, jangan menyerah dan tetaplah semangat memaksimalkan naskah kamu.
Kalau naskah kamu ditolak? Ya, tinggal memperbaikinya, lalu kirimkan lagi ke media berbeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here