Kuliner Malang! Queen Apple yang Siap Berbagi Kisah dengan Queen Story

0

Berwisata ke Malang tak akan membuat teman-teman merasakan surganya, sebelum mencoba kulinernya. Jangan lupa mencoba berbagai hidangan kuliner yang siap memanjakan lidah kamu. Jangan salah, Malang adalah surga bagi para penikmat kuliner. Makanan Malang yang terkenal pasti bakso dan apelnya, selain itu masih banyak jajanan di Malang Raya yang dapat kamu coba.

Kali ini Fin akan mengajak kamu untuk mengulik sebuah jajanan baru di Malang yang nggak kalah memanjakan lidah dengan berbagai jajaran kuliner Malang-an lainnya.

 

Malang dan Surga Kulinernya

Berbicara soal Malang dan wisatanya, tidak akan terasa lengkap tanpa mencicip jajaran kulinernya. Malang yang terkenal akan baksonya, hingga dipastikan ketika kamu berada di sudut Malang sekali pun, kamu akan tetap bisa mencium aroma bakso. Berbagai makanan yang ditawarkan dalam wisata kuliner di Malang Raya selain bakso juga sangat beragam, mulai dari berbagai olahan mie, dimsum, soto, sate, bahkan beragam buah yang bisa kamu makan dan petik di kebunnya langsung.

Membahas mengenai keberadaan buah di Malang, tentu akan membuat kamu berpikir soal apel. Buah satu ini memang sudah melekat eksistensinya dengan Malang. Karena Malang yang dekat dengan kawasan pegunungan berudara dingin yang cocok dengan tanaman apel. Sehingga apel menjadi sebuah ikon tersendiri, yang membuat buah ini diolah menjadi beragam jajanan.

Queen Apple

Brand Queen Apple yang dimiliki oleh Chef Farah Quinn ini sudah tidak asing lagi di telinga para food-traveler Malang dan wisatawan yang suka berburu kuliner. Brand ini diciptakan dengan berbagai produk di dalamnya yang ditawarkan melalui resep karya Farah Quinn sendiri. Dengan menggunakan bahan utama yakni buah ikonik Malang, Queen Apple sukses dengan penjualan yang fantastis tiap bulannya hingga 10 ribu boks.

Namun, yang spesial dari Queen Apple itu bukan hanya memajukan brand dan melupakan para pengusaha UMKM di Malang yang telah berdiri sebelum atau berdiri setelah Queen Apple. Pihak Queen Apple sendiri menyatakan bahwa, terdapat kerjasama dengan 1800 produk UMKM yang juga dijual di 8 outlet Queen Apple. Selain itu, Queen Apple sendiri memiliki pemasok bahan baku yang terjamin kualitasnya, sehingga rasa dari produk yang diolah juga tidak main-main.

Queen Apple dan Kisah Barunya di Bumi Arema
Beberapa waktu lalu, 25 November 2018, Queen Apple secara resmi mengenalkan sebuah produk baru dengan kisah barunya di outlet yang beralamat di Jalan Kawi Atas. Sebuah peluncuran produk yang menggiurkan, karena area dari outlet Queen Apple yang sangat santai dan cocok untuk bersantai dengan nuansa kopinya.
Queen Story!
Sebuah produk baru dari Queen Apple dan telah mendapat respon yang baik dari masyarakat dengan rasa yang menggiurkan. Nah, bagaimana sih karakter si Queen Story ini? Apa saja keseruannya?

#1. Cake Lapis yang Dioven
Kebanyakan lapis di Malang menggunakan metode kukus dalam proses memasaknya, tetapi Queen Apple menggunakan metode oven yang akan menghasilkan cita rasa yang berbeda dari cake lapis dengan merek lain. Hal ini dikarenakan tekstur yang dihasilkan akan lebih kering dan tidak mengandung terlalu banyak air.

#2. Harga Murah Meriah
Hari gini, semua pasti lebih mempertimbangkan untuk membeli merek untuk benda-benda yang tahan lama. Namun, untuk pilihan makanan dan oleh-oleh, biasanya masyarakat akan lebih memilih untuk membeli makanan khas yang dibandrol dengan harga bersahabat di kantong dan rasa bersahabat di lidah. Queen Story meluncurkan dua pilihan produk yakni Cake Lapis dan Strudel. Produk ini dibandrol dengan harga 30.000 ribu rupiah dengan netto 350 gram. Teman-teman bisa mendapatkan cake berkualitas dengan rasa dan harga yang bersahabat.

#3. Tekstur dan Rasa Memikat
Sesuai dengan penjelasan dari Direktur Operasional Queen Apple Group, yakni Bapak Muhammad Naim, produk ini diluncurkan agar masyarakat Malang juga bisa menikmatinya.
Jadi, rasa dan kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Bukan berarti produk yang murah adalah produk murahan. Jangan salah, rasa dan tekstur dari produk baru ini sudah diuji coba dalam pangsa pasar yang jelas. Teksturnya lebih lembut dan renyah karena menggunakan metode pengovenan.

#4. Tahan Lama
Sebagai makanan yang dapat dijadikan oleh-oleh para wisatawan saat berkunjung ke Malang. Tentu saja, produk ini dapat bertahan selama 3-4 hari dalam suhu normal dan dapat bertahan hingga satu minggu jika berada dalam lemari pendingin.

#5. Rasa yang Variatif dan Tampilan yang Kekinian
Sebagai masyarakat milenial yang dalam kegiatan apa pun pasti diabadikan. Hal ini juga berlaku dalam kegiatan mencicipi jajanan Malang-an. Tampilan adalah nomor satu. Tampilan dari produk Queen Story ini begitu menggugah selera dengan warna-warna yang bersahabat dengan mata dan hati.
Selain itu, beragam rasa yang ditawarkan seperti rasa stroberi, matcha, cokelat dan anggur. Rasa-rasa yang disediakan begitu variatif, jadi teman-teman bisa memilih sesuai dengan selera.

Queen Story, Lapis Malangan Kekinian
Dengan berbagai rasa dan varian produk. Queen Apple Group berharap bahwa Queen Story dapat menjadi bagian dari daftar wisata kuliner yang diburu dan diminati masyarakat di berbagai kalangan. Karena semua input sumber daya dihasilkan oleh Malang Raya, maka warga Malang juga berhak menikmatinya dengan rasa yang sama.

Berikut adalah CV dua produk baru ini.
Queen Story Lapis: Matcha, Anggur, Stroberi, dan Cokelat
Queen Story Strudel: Cokelat-Pisang, Cokelat-Keju, Mangga, Kurma, Lemon, Nanas
Harga: Rp. 30k
Alamat: Jl. Soekarno-Hatta Nomor 32 Malang | Jl. Kawi Atas Nomor 23 Malang
Telepon: 0341-4359373

Masih mikir mau kulineran apa di Malang? Yuk, segera berkunjung ke outlet Queen Apple dan ketemuan sama Queen Story.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here