Kuliah Gratis? Di Universitas Terbuka Juga Bisa

15

Oleh Finaira Kara


Pepatah mengatakan, bahwa pendidikan adalah segalanya. Meskipun uang dipandang bisa melakukan segalanya. Ya, karena terkadang kita berpikir bahwa tidak ada pendidikan yang bisa diraih tanpa ada uang. Walau memang keseringan juga seperti itu, apalagi di sinetron dan film-film yang selalu menyinggung tentang mahalnya biaya pendidikan; drop-out karena telat membayar SPP; tidak bisa mengikuti ujian karena menunggak biaya pembayaran; atau juga dikeluarkan dari asrama karena telat membayar iuran; atau hal lain sebagainya. Namun, meski begitu, kita juga harus menggaris bawahi bahwa uang juga tidak bisa didapat tanpa pendidikan.

Pendidikan merupakan sebuah hal penting dalam kehidupan yang tidak hanya ditempuh dalam kelas formal di sekolah atau universitas saja. Alias banyak jalan menuju Roma. Namun, kalau meraih gelar sarjana tanpa mengeluarkan biaya pendidikan bisa dilakukan, kenapa tidak? Di masa sekarang ini, sekolah gratis bukanlah merupakan sebuah mimpi lagi, tetapi impian yang harus dijadikan kenyataan. Banyak lembaga, baik pemerintahan maupun swasta yang memberikan beasiswa pendidikan bagi siswa yang ingin bersekolah, sedangkan kondisi ekonomi keluarganya kurang mampu untuk itu.

Salah satunya yang sudah banyak membantu jutaan siswa Indonesia adalah program pemerintah, yakni BidikMisi. Psst! Jangan salah sangka dengan beasiswa dari pemerintah ini, loh. Buktinya, banyak sarjana yang juga lulus memuaskan dengan bantuan program ini. Contohnya, di Universitas Terbuka yang terdapat program Bidikmisi-UT yang digalakkan oleh Kemenristek Dikti dan CSR (Corporation Social Responsibility) yang akan membantu calon mahasiswa kurang mampu untuk berkuliah.

Baca juga: Kuliah di Universitas Terbuka? Kenapa Nggak?

Pasti sudah banyak yang tahu mengenai dua program ini, kan? Nah, untuk program Bidikmisi-UT sendiri sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Begitu pula di UPBJJ-UT Malang, yang telah meluluskan banyak sarjana angkatan kelas Bidikmisi-UT dan CSR. Apa saja fasilitas yang didapat mahasiswa Bidikmisi-UT?

Hampir sama dengan program Bidikmisi di universitas lain, mahasiswa Bidikmisi-UT juga mendapat fasilitas serupa seperti gratis SPP/semester hingga lulus dengan waktu tempuh normal, yakni 4 tahun atau 8 semester. Namun, di UT teman-teman juga akan mendapat banyak fasilitas lain yang didapat mahasiswa UT Reguler dengan paket SIPAS Plus (Sistem Paket Semester Plus).

Dalam SIPAS Plus, mahasiswa bisa mendapat fasilitas bahan ajar cetak dan digital tiap semester; jas almamater; kegiatan OSMB yang menarik (klik link); Tutorial Tatap Muka (TTM); Tutorial Online (Tuton); Kegiatan pelatihan IT, pelatihan kewirausahaan, learning-skill, pengembangan diri, dll.; dan masih banyak fasilitas lain. Termasuk uang saku tiap bulan yang sangat membantu kehidupan mahasiswa. Terutama untuk mahasiswa kos—yang sangat identik dengan ‘hidup hemat’—agar tidak terlalu ‘hemat’ hingga menyiksa diri.

Baca juga: Sistem Belajar Mandiri di Universitas Terbuka

Dengan fasilitas demikian, tentu saja ada syarat dan ketentuan serta konsekuensi yang berlaku. Untuk apa? Sebagai salah satu upaya pendisiplinan sikap mahasiswa terhadap perkuliahan. Sudah kuliah gratis dan diberi uang saku, plus fasilitas VIP kok masih malas? Malu sama negara.

Syarat utama tentu saja dengan lulus SMA/se-derajat maksimal dua tahun. Semisal rekan-rekan lulus di tahun 2017, kesempatan untuk mendapat Bidikmisi-UT akan berlau sampai pendaftaran di tahun 2019. Mengikuti serangkaian kegiatan pendaftaran dan tes yang diberikan, tes meliputi tes kelengkapan berkas dan tes wawancara. Jadi, untuk mendapatkan kesempatan diterima yang lebih besar, juga harus berusaha sejak dini dengan memaksimalkan kemampuan memperoleh nilai maksimal di SMA.

Baca juga: Universitas Terbuka Juga Hadir di Luar Negeri, Berikut Cara Daftarnya

Saran, nih,ya. Untuk para calon mahasiswa baru, sebaiknya sebelum mendaftar, usahakan—berlaku juga untuk yang akan mendaftar di universitas lain—HARUS memahami dulu sistem pembelajaran dan profil universitas. Nggak harus ahli dan sangat memahami secara detail, cukup berusaha mencari informasi yang krusial dan penting supaya tidak seperti ‘membeli kucing dalam karung’. Nanti, setelah masuk dan terdaftar sebagai mahasiswa, malah menyesal dan merasa salah masuk kampus dan ingin pindah ke kampus lain. Lalu, kuliahnya jadi tidak maksimal. Harus konsisten dengan apa yang dipilih, loh. Kamu nggak mau dicampakkan, kan? Kampus juga sama, karena ada orang lain yang sangat berharap berada di posisi kamu.

Syarat kedua, mencapai standar capaian IPK minimal yakni 3,00. Bukan hal yang sulit, kok. Jangan kaget, hampir semua universitas juga menerapkan hal demikian, toh ini juga bermanfaat bagi mahasiswa pribadi. Kenapa? Supaya saat wisuda, rekan-rekan kemungkinan bisa mendapat IPK cum laude. Dengan sistem pembelajaran di UT dan motivasi, serta tip-tip belajar dari kakak tingkat yang disampaikan tiap pertemuan oleh pihak UPBJJ-UT terdekat, akan sangat membantu dalam pencapaian ini. Biasanya kegiatan evaluasi ini dilakukan dalam pekan krusial setelah nilai UAS keluar.

Baca juga: Apa itu Organisasi dan Mengapa Teori Organisasi Tak Layak Disebut Teori?

Syarat ketiga, mengikuti TTM yang telah dijadwalkan tiap semester sebanyak 8 kali pertemuan di UPBJJ-UT terdekat, minimal 75%. Mengikuti semua kegiatan yang ditentukan oleh tiap UPBJJ-UT, termasuk kegiatan OSMB (Orientasi Studi Mahasiswa Baru) di awal perkuliahan. Jangan takut, di kegiatan OSMB ini pula yang akan membuat kamu merasakan perbedaan kuliah di UT dan di universitas lain.

Syarat lainnya, hampir selalu sama dengan program beasiswa di lembaga lain, seperti tidak menikah sebelum masa studi selesai; tidak menghilang secara tiba-tiba dari permukaan bumi atau berhenti kuliah untuk hal lain; tidak terlibat dalam kegiatan ilegal dan menyalahi hukum baik pidana atau perdata.

Jangan khawatir dengan ijazah UT, saat kamu hendak melanjutkan studi atau bekerja. Ijazah UT itu setara dengan universitas lain. Bukan tentang universitasnya, jika kamu ingin sukses. Tapi, kamu. Jadi, saat kamu kuliah dan BELUM SUKSES, jangan menyalahkan pemerintah atau kampus. Tapi, cari apa yang salah dalam diri kamu. Karena yang menjadikan nama universitas itu besar dan dipandang luar biasa oleh orang lain, ya, penduduknya. Jadi, siapkah kamu untuk menjadi mahasiswa mandiri tahun ini?


Pict from Deksgram UPBJJ-UT Malang

15 COMMENTS

  1. Aku pingin lanjut lagi kuliah, tapi untuk jurusan ku susah x nyari beasiswa.. haha
    atau aku nya yang malas nyari informasi ya

    • Sejauh ini di UT Malang sudah ditutup pendaftarannya, Kak. Sudah dalam tahap review berkas pendaftar, soalnya. Mungkin bisa ikut periode tahun selanjutnya, kalau syarat-syarat masih memenuhi.

Leave a Reply to Finaira Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here