Kongres Bahasa Indonesia

2

Oleh Finaira


Bahasa selalu mengalami pengembangan, mulai dari bahasa gaul dan bahasa lain untuk memenuhi fungsinya. Untuk itulah kongres bahasa diadakan, untuk mengetahui arah perjalanan bahasa Indonesia di masa mendatang. Berikut kongres bahasa yang pernah diselenggarakan di Indonesia:

  1. Kongres Bahasa Indonesia I [Solo, 25 – 27 Juni 1938]

Mengamanatkan agar bahasa Indonesia dikembangkan dengan mengambil kata-kata asing untuk ilmu pengetahuan dari perbendaharaan umum. Pengambilan kosakata harus memenuhi syarat sumber dari kriteria tertentu.

Baca juga: Apa Makna Bahasa Sebenarnya? Dan Bersifat Seperti Apa?
  1. Kongres Bahasa Indonesia II [Medan, 28 Oktober – 2 November 1954]

Memberikan arahhubungan timbal balik positif antara pengembangan bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Bahasa Indonesia dan bahasa daerah dianggap berada pada titik yang tidak bisa dipertemukan. Pada kongres ini mencoba memberikan batasan agar kedua kutub bisa dipertemukan dengan pola hubungan harmonis.

  1. Kongres Bahasa Indonesia III [Jakarta, 28 Oktober – 3 November 1978]

Membahas tentang pengembangan kosakata yang tidak dilandasi oleh wawasan bahasa yang baik, seringkali menjurus ke pertumbuhan yang kuang teratur.

  1. Kongres Bahasa Indonesia IV [Jakarta, 21-26 November 1983]

Perlunya menyusun kamus besar bahasa Indonesia yang memuat tidak hanya leksikon tetapi juga lafal yang dianggap dalam kategori sintaksis setiap kata dan batasan serta pemakaian yang lebih lengkap. Pembentukan dan penyeragaman istilah serta tata krama, hendaknya dibuat dengan kerangka pemberian istilah-istilah perlu memenuhi naluri pemakainya.

Baca juga: Negara, Bangsa, dan Masyarakat Indonesia
  1. Kongres Bahasa Indonesia V [Jakarta, 28 Oktober – 3 November 1988]

Mengarahkan pengembangan bahasa. Bahwa pengembangan bahasa Indonesia harus dilakukan dengan landasan temuan penelitian bahasa Indonesia yang dilakukan secara terarah dan terpadu.

  1. Kongres Bahasa Indonesia VI [Jakarta, 28 Oktober – 2 November 1993]

Mengamanatkan agar kegiatan penelitian bahasa dan sastra perlu ditingkatkan dalam jumlah dan mutu untuk memantapkan upaya pengembangan bahasa dan sastra. Pengembangan kosakata perlu adanya kamus dwibahasa untuk meningkatkan mutu terjemahan, baik menyangkut karya ilmiah maupun yang menyangkut karya sastra.

Baca juga: Perkembangan dan Kedudukan Bahasa Indonesia
  1. Kongres Bahasa Indonesia VII [Jakarta, 26 – 30 Oktober 1998]

Mengerahkan agar pengembangan kosakata baru perlu ditingkatkan dengan memprioritaskan pada pengembangan peristilahan dalam berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi.

  1. Kongres Bahasa Indonesia VIII [Jakarta, 14-17 Oktober 2003]

Perlu pengembangan bahasa Indonesia dalam kaitan fungsi bahasa inisebagai sarana komunikasi dalam pengembangan ilmu dan teknologi serta seni. Pemerkayaan bahasa Indonesia perlu juga memanfaatkan berbagai sumber dari bahasa daerah secara proporsional.

  1. Kongres bahasa Indonesia IX [Jakarta, 28 Oktober – 1 November 2008]

Telah diadakan kegiatan kebahasaan dan kesastraan. Tujuan pengembangan kosakata antara lain: (1) menyediakan kosakata ilmu bahasa; (2) memperlengkap kata-kata; (3) menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmiah dan modern.

Baca juga: Kosakata Baru Bahasa Indonesia

Sumber-sumber pengembangan kosakata: (1) kata-kata asing kosakata umum; (2) kata asing dan istilah yang telah biasa dipakai; (3) kata-kata dari bahasa daerah dan serumpun diutamakan.

  1. Kongres Bahasa Indonesia X [Jakarta, 28 -31 Oktober 2013]

Bertemakan ‘Penguatan Bahasa Indonesia di Dunia Internasional’ menyiratkan bahwa bahasa Indonesia seolah sudah siap bersaing dengan bahasa asing lain. Tantangan terhadap bahasa Indonesia justru harus memberi stimulans positif guna memperkuat diri sekaligus mempersiapkan strategi demi eksisnya bahasa Indonesia di mata dunia. Termasuk salah satu program demi menunjang hal ini adalah dengan adanya BIPA.

Demikian kongres bahasa yang pernah diadakan di Indonesia, setelah kongres bahasa Indonesia yang ke III. Kongres dipustuskan untuk diadakan setiap 5 tahun sekali di bulan Oktober dan/atau November. Dan di tahun 2018 ini, akan diselenggarakan Kongres Bahasa ke 11, bertemakan “Menjayakan Bahasa dan Sastra”._fin_

Baca juga: Negara, Bangsa, dan Masyarakat Indonesia

Sumber: Buku Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA/MA/sederajat

Pict from KampoengNgawi


Kongres-Bahasa-Indonesia-biemco

Poster di atas merupakan salah satu acara untuk menggugah partisipasi masyarakat. Poster from biem.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here