Bisnis Kuliner Mr. Mac Berkembang, Berani Manfaatkan Peluang Bermodal Alat Masak Mertua

2

Bicara soal kuliner di Malang Raya memang tidak akan pernah ada habisnya. Dengan adanya berbagai destinasi wisata yang makin berkembang dan diperhatikan sebagai penambah daya jual potensi tiap daerah pun, saat ini menjadi sebuah pangsa pasar tersendiri bagi para pebisnis. Ngalam sendiri selalu menjadi incaran bagi para pebisnis untuk menancapkan kuku usaha. Saat ini juga sudah banyak bertebaran bisnis-bisnis kuliner yang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata kuliner Malang. Tidak hanya makanan khas, tapi juga berbagai makanan lainnya. Hal itu membuat pelaku bisnis akan makin mengembangkan potensi usaha mereka. Salah satunya adalah Pak Machrus dengan cafe dan resto Mr. Mac-nya!
Mr. Mac sendiri diawali dengan sebuah stand di Siswa Food Centreyang dulu berada di depan Malang Plasadan menjadi stand yang selalu ramai karena memanjakan mobilitas para konsumen. Dengan ketekunan para karyawan yang digembleng motivasi dari keuletan Pak Machrus menjalankan bisnis kuliner, akhirnya pada 2006 Mr. Mac resmi membuka resto sendiri di Kepanjen. Perkembangan bisnis tersebut, membuat profitabilitas resto makin meningkat dan akhirnya sebuah cabang kedua dibuka pada 2008 di Turen.

Selain itu, dengan penjaminan mutu kualitas dari tiap menu usaha bisnis kuliner dan sukses dengan kedua cabang, Pak Mac kembali membuka cabang baru dari brand yang dirintisnya seorang diri sejak 1995 ini. Bertepat tanggal 7 Desember 2018, cabang baru yang berada di Jl. Cengger Ayam No. 30 Malang ini hadir bersama varian menu-menu baru.
Nah, selain hadir dengan menu-menu baru, Mr. Mac resto cabang ketiga ini menawarkan suasana yang akan memanjakan penyuka foto. Karena tempatnya didesain sedemikian rupa, dengan berbagai gravity dan pernak-pernik instagramable di berbagai sudut resto yang dapat dijadikan sebagai spot foto keren. Tidak hanya itu, resto dengan dua lantai ini juga menyediakan beragam fasilitas yang akan menunjang apabila akan diadakan kegiatan, seperti nonton bareng, rapat, dan atau nongkrong. Berbeda dengan kebanyakan resto, Mr. Mac menyediakan pula mushola yang bersih dan cukup luas. Dengan kapasistas 150-200 orang, resto ini bisa masuk dalam daftar tempat nongkrong bareng komunitas.

Baca juga: Kuliner Malang! Queen Apple Berbagi Kisah

Membicarakan sebuah tempat makan akan kurang rasanya jika tidak menyinggung soal harganya, kan? Mr. Mac sendiri menghadirkan beragam menu menggiurkan dengan harga yang bersahabat di kantong. Segala fasilitas dan beragam menu yang ditawarkan oleh Mr. Mac, juga didukung dengan keramahan para pramusajinya yang siap siaga dengan senyuman untuk melayani para konsumen. Selain itu, brand Mr. Mac yang bertahan dalam panggung wisata kuliner Malang selama 2 dekade ini juga menghadirkan beragam promo menarik, dengan berbagai kisah dalam perjuangan Pak Mac dalam merintis usaha kuliner.

Baca juga: Rameon Kekinian Karya Pensiunan Guru TK ini Siap Memikat Hatimu

“Kalau pengin kaya ya usaha, mau sekaya apa pun, ya usaha yang maksimal,” ujar pebisnis asal Surabaya yang sempat LDR dengan sang istri ini, ketika ditemui di resto cabang barunya, (Jumat, 28/12/2018).
Pebisnis kelahiran 1962 yakin bahwa dengan mengoptimalkan diri dalam sebuah usaha, ia sendiri berucap bahwa semuanya perlu didasari dengan keyakinan tanpa keraguan. Usahanya sendiri dibangun untuk membahagiakan keluarga, tetapi juga tidak lupa dengan lingkungannya.
“Dari kecil saya punya keinginan untuk berada di Malang,” ujarnya sembari tertawa di sela-sela sesi wawancara. “Karena Malang itu dingin, banyak pegunungan.”_fin_

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here