Atasi Writers Block, Hentikan Wabah Penyakit Diri untuk Menulis

0

Di tulisan sebelumnya, aku sudah sedikit membahas mengenai writers block dan apa bahayanya untuk para penulis. Jadi, singkat kata bahwa writers block adalah keadaan penulis yang terancam karir kepenulisannya. Kenapa? Ya, kalau kamu tidak menulis, maka gelar penulis tidak bisa kamu sematkan pada diri kamu. Sederhananya adalah, ketika kamu disebut menjadi koki, maka kamu adalah orang yang memiliki karir di dapur untuk memasak. Hanya itu.

Nah, bagaimana supaya si Writers Block ini tidak menghantui gelar kamu sebagai penulis?

  • Jalan-jalan dini hari, di sekitar rumah, tapi jangan maling, ya! Aku mau kasih tips atasi WB yang sering aku lakukan saat sedang mampet ide atau bosan dengan suasana kamar. Kamu bisa mencoba untuk keluar dari rumah kamu saat tengah malam, dan mulai menghirup aroma udara pada dini hari. Berjalanlah di aspal dengan tanpa alas kaki, biarkan dinginnya udara merasuk ke dalam tubuh kamu, dan biarkan kesegaran udara dini haridipercaya memiliki banyak kandungan oksigen yang akan membawa banyak manfaat bagi kamumemenuhi paru-paru kamu. Selain itu, kamu juga bisa merasakan bagaimana segarnya tubuh kamu jika berolahraga di waktu itu—lakukan peregangan saja sudah cukup, kok. Kamu bisa mulai berjalan-jalan dan menikmati pemandangan berbeda dari lingkungan kamu, yang biasa kamu saksikan dengan mentari. Apa salahnya menikmati pemandangan sekitar dengan bulan?

  • Mandi dini hari. Nah, poin kedua ini adalah hal yang bisa kamu lakukan setelah atau sesudah melakukan poin pertama tadi. Setelah syaraf-syaraf dalam tubuh beristirahat ketika tidur, kamu bisa membangunkan seluruhnya dengan lekas mandi menggunakan air dingin yang juga dipercaya memberikan semakin banyak manfaat ketika kamu mandi pada jam dini hari. Terlebih, kalau setelah mandi, kamu lanjutkan dengan mengambil air wudhu dan menunaikan sholat malam. Percayalah, bahwa kamu akan jauh lebih fokus untuk menyerap segala pengetahuan dan informasi ketika dini hari atau pagi hari. Karena kamu masih dalam keadaan fresh.

  • Berendam dengan air hangat, ditambah campuran aroma terapi. Sebenarnya, poin kedua ini juga pernah aku lakukan. Hal ini akan membantu kamu merelaksasi pikiran dan otot-otot yang mulai kelelahan atau menegang karena kebanyakan kamu buat beraktivitas atau justru tidak melakukan apa pun. Biarkan tubuh kamu beristirahat dengan berendan di air hangat, kamu bisa juga melakukan perawatan kulit dengan menambahkan sedikit garam mandi, loh. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan sabun aroma terapi atau menggunakan lilin aroma terapi yang akan membantu merelaksasi otak kamu. Jangan lama-lama, ya, kamu bisa tertidur di kamar mandi dan akan membuat badan kamu semakin sakit dan merasa mual karena terlalu lama berendam.

  • Makan-makan. Sebenarnya, dengan melakukan kegiatan ini, kamu bisa memberikan apresiasi kepada diri kamu atas pencapaian dan perjuangan yang telah kamu lakukan. Tidak hanya itu, kamu bisa melakukannya dengan teman-teman kamu dan membuat suasana muram dalam diri kamu segera hengkang. Tidak ada salahnya, loh, kamu sesekali bersantai bersama teman-teman kamu dan istirahat sejenak dari rutinitas kamu menulis. Tapi, hati-hati ketagihan dan malah membuat kamu jadi keseringan nongkrong tanpa melakukan kegiatan menulis lagi.

  • Ganti suasana tempat kamu menulis. Dengan melakukan penataan ulang kamar kamu, kamu juga bisa loh menumbuhkan inspirasi baru. Karena kamu juga bisa sembari beristirahat ketika membereskan kamar kamu. Tidak hanya itu, jika kamu malas untuk membuat kamar kamu memiliki nuansa baru, atau kamu tengah berada dalam masa dan dana yang terbatas. Kamu bisa hengkang dari kamar, dan menulis di tempat lain. Misalnya di belakang rumah, atau di taman dekat tempat kamu tinggal, atau di kafe-kafe yang menyediakan beragam dekorasi dengan berbagai gaya yang bisa kamu pilih tentunya. Tidak hanya itu, kamu juga bisa pergi ke tempat-tempat yang nyeleneh seperti pinggir sungai yang masih bersih atau ke tempat yang kamu yakini bisa membantu kamu untuk bertemu inspirasi.

  • Lakukan hal gila kamu sendiri. Dari sekian banyak tips, tentu saja itu adalah hal yang bisa kamu jadikan acuan demi mengubah writers block menjadi inspirasi tiada henti. Namun, kamu harus yakin bahwa beragam tips untuk mengatasinya yang kamu baca dan katanya sudah berhasil sekali pun, akan tidak berguna jika kamu tidak cocok dalam menerapkan tips-tips ituatau justru kamu tidak melakukan apa pun dan menunggu mood kamu kembali. Kamu harus percaya bahwa, kamu sebagai penulis berhak melakukan apa yang kamu anggap bisa membantu kamu mengatasinya. Kamu berhak melakukan hal-hal gila kamu sendiri demi menghilangkan kemalasan diri. Jangan berhenti berusaha dan teruslah berjuang, karena akan ada banyak orang yang siap mendukungmu sekaligus menikammu tanpa kamu tahu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here